Hallo
man teman, udah lama ya nggak nulis blog lagii hehe. Kali ini aku akan membahas
tentang pengalamanku sama hal apasaja yang aku dapatkan saat mengikuti LKMM
PRA-TD kemarin. Pertama-tama kalian tau nggak sih apa kepanjangan LKMM PRA-TD
itu? LKMM PRA-TD itu adalah singkatan dari “Latihan Ketrampilan Manajemen
Mahasiswa” teman. Langsung aja ya habis ini aku menyampaikan materi yang
kemarin diberikan hehe.
Jadi
LKMM PRA-TD kemaren itu dilaksanakan selama 2 hari, yatu hari sabtu tanggal 13
mei dan hari minggu tanggal 14 mei.
Pada
hari pertama terdapat 5 sesi teman. Dari jam 7 pagi mulai regritrasi sampai jam
setengah 5 sore loh. Pada sesi pertama diisi oleh Mas Akbar dari Manajemen
Rekayasa dengan materi “PENGENALAN DIRI”. Dari materi tersebut kita mengetahui
tentang tipe-tipe diri kita. Seperti Sanguinis (Populer), Kolesis (Suka
bersaing), Melakolis (Perfekcionis) dan Plegmatis (Tidak suka mencari masalah).
Tujuan dari pengenalan diri adalah untuk menumbuhkan kesadaran, membentuk rasa
kepercayaan diri, untuk mengekspresikan diri, dan mengetahui potensi diri serta
kelemahan kita. Dan ternyata aku tipe yang ke-empat, yaitu plegmatis. Kita juga
diberi materi tujuan pengenalan diri bagi kita sendiri itu apa.
Dan
materi yang kedua membahas tentang “MENDENGAR AKTIF”. Pada materi ini kita
diberikan manfaat mendengar aktif, alur mendengar aktif, hal-hal penting,
hambatan-hambatanya, dan juga tips agar bisa menjadi pendengar aktif. Manfaat dari
mendengar aktif adalah mendapatkan informasi, mengenal watak seseorang,
meningkatkan pemahaman, mendorong komunikasi, membina dan meningkatkan
hubungan, membantu menyelesaikan masalah. Tipsnya adalah konsentrasi,
mempertimbangkan informasi, hindari gangguan, mengesampingkan prasangka,
hati-hati menyatakan pendapat, mengendalikan emosi, dll.
Masuk pada materi ketiga aku hanya mengikuti
sebentar saja karena adanya kelas Bahasa mandarin yang aku ikuti. Tetapi aku
me-resume dengan melihat catatan temanku hehe. Materi yang ketiga berjudul
“BERBICARA EFEKTIF”. Jadi pada awalnya kita diberikan gambaran terdapat pesan,
sender dan receiver serta adanya timbal balik berupa feedback. Hal tersebut
merupakan elemen dari berbicara efektif. Kita juga mendapat materi tentang
prinsipnya yang disingkat dengan R E A C H. Dan juga ciri-ciri, hal yang
menyebabkan tidak terjadinya berbicara efektif dan tips & trik. tipsnya
adalah alur pembicaraan jelas, volume dan tempo bicara, siapa audiencenya, body
language, dan ekspresi wajah.
Masuk
materi ke-empat dilanjutkan setelah ishoma yaitu materi tentang “AKU (Ambisi,
Kenyataan, Usaha). Kita diberikan banyak materi salah satunya pengertian,
penyebab (proactive/reactive), dan keterkaitan antara [tujuan dan ambisi ada]à[kenyataan yang mendukung]à[usaha yang sejalan]. Ambisi adalah
sesuatu yang diinginkan, kenyataan adalah suatu yang nyata dan terbagi antara 2
faktor yaitu factor eksternal dan internal, sedangkan usaha adalah tindakan
yang nyata.
Materi
yang kelima (atau yang terakhir pada hari pertama) adalah tentang “SASARAN,
RESIKO DAN KONSEKUENSI”. Kita diberi materi pengertian-pengertiannya,
dampak-dampak resiko yang negative dan masih banyak lagi. Dampak negative dari
resiko adalah 1. Identifikasi ancaman ; 2. Identifikasi penyebab ancaman ; 3. Penutupan
resiko ; 4. Tindakan langkah antisipasi.
Pada
hari kedua kita mendapatkan 4 sesi dengan pembicara yang lebih menyenangkan dan
materi yang lebih seru loh. Apasaja sih??
Yang
pertama kita mendapatkan materi BERFIKIR KRITIS oleh Mas Farhan. Berfikir kritis
adalah proses penggunaan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan
sesuatu. Berfikir krisis adalah kemampuan untuk menganalisis. Syarat-syaratnya
adalah: 1. Berfikir terbuka ; 2. Percaya diri ; 3. Skeptic ; 4. Kreatif ; 5. Rendah
hati ; 6. Berfikir bebas ; 7. Peka terhadap sekitar. Kesalahan dalam berfikir
adalah emosi, ambigu, dan hiperbola. Mengapa perlu mendapatkan berfikir kritis?
Adalah untuk menggali potensi diri serta keterampilan universal.
Materi
kedua disampaikan oleh Mbak Fina tentang PERSEPSI. Pesepsi sendiri merupakan
proses individu dalam menginterprestasikan sebuah objek dan memberi makna. Bentuknya
adalah: 1. Visual 2. Peragaan 3. Penciuman 4. Pengecapan 5. Auditori. Syaratnya
adalah objek, alat indera, dan perhatian. Faktornya adalah 1. Pelaku persepsi
(sikap, pengalaman, pengetahuan, minat) 2. Stimulus (gerakan, suara, latar
belakang, kemiripan) 3. Lingkungan (waktu). Kegagalan dalam mempresepsi adalah
kesalahan atribut, stereotip, efek halo, prasangka, cagar budaya.
Materi
yang ketiga adalah materi PENGEMBANGAN DIRI yang disampaikan oleh Mbak Nadhira.
Tips dan tri pengembangan diri adalah mengenali dirimu sendiri, menanamkan 3
keyakinan dasar yang meliputi kemauan; dilakukan; goals, menentukan visi dan
misi, serta manajemen waktu. Sedangkan tips dari manajemen waktu sendiri adalah
menentukan prioritas, penjadwalan ulang, pendelegasian.
Dan
materi yang terakhir pada hari kedua atau materi keempat disampaikan oleh Mas
Yanuar yang berjudul MAHASISWA, ORGANISASI DAN NASIONALISME. Pada awalnya kita
diberikan sebuah video. Peran mahasiswa sendiri adalah mahasiswa sebagai agen
perubahan, social control, generasi penerus, dan gerakan moral. Hubungan serta
manfaat organisasi sendiri adalah untuk menyalurkan hobi dan minat, melatih
leadership dan skill, networking dan memperluas jaringan, serta manajemen
waktu. Organisasi merukapan suatu wadah dan tempat bagi para mahasiswa dan
bersifat internal maupun eksternal. Sedangkan nasionalisme adalah
mempertahankan negara untuk kepentngan nasional atau kepentingan negara.
Yaa
sekian dari review saya kali ini. Semoga bermanfaat bagi saya, pembaca dan
teman-teman sekalian. Terima kasih dan sampai jumpa di lain waktu yaa.
